Semua orang merindukan sesuatu yang berbeda dari kotanya. Perbedaan dimaksud tentu saja sebagai nilai lebih ketika dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. Kelebihan yang dimaksud tentu juga berdasarkan potensi alami yang dimiliki, bukan bersifat pinjaman. Keinginan inilah yang mendasari tulisan singkat ini.
Senin, 17 Oktober 2011
Minggu, 16 Oktober 2011
Haji dan Problematika Gelar
Berbarengan dengan meningkatnya ekonomi masyarakat, semakin banyak kita saksikan umat Islam Indonesia yang melaksanakan ibadah haji. Karena itu, ada baiknya kita diskusikan terlebih dahulu apa itu haji, dan apa makna ibadah haji. Haji dalam bahasa Arab berarti berziarah, mengunjungi. Berasal dari kata hajja, yang ism fa’ilnya (pelakunya) disebut dengan haajjun, bentuk pluralnya hujjaaj, yang artinya adalah orang-orang yang menziarahi, yang mengunjungi.
Negara Bukan Milik Perorangan
Negara ini
bukan milik perorangan, juga bukan milik sekelompok orang, tapi negara ini
milik semua orang, semua rakyat Indonesia. Ini paradigma yang harus dimiliki
oleh seorang yang mendapat wewenang oleh rakyat. Niat baik saja tidak cukup, ia bisa dibelokkan
oleh macam-macam persoalan kenegaraan, terutama masalah politik.
Kamis, 31 Maret 2011
Fenomena Dakwah Kampus
Kampus sebagai lingkungan masyarakat tersendiri merupakan wadah penting bagi pembentukan nasib bangsa. Perkembangan pemikiran menuai hasil positif dari benturan kreatif, walau kadang diwarnai pemikiran unik dan nyeleneh. Tidak mengapa, karena dari kampuslah mahasiswa belajar mensyukuri nikmat akal yang diberikan Tuhan. Dari kampuslah masa depan diri dan bangsa dirancang.
Senin, 28 Maret 2011
Rasionalitas Sakit Jiwa
Sepakat kiranya untuk mengatakan bahwa manusia itu adalah makhluk paling rumit. Apa yang dipikirkan dan dilakukannya tidak dapat ditebak secara pasti sebagaimana tebakan itu dikenakan pada binatang. Pilihan bebas orang untuk berbuat adalah salah satu sumber kompleksitas tersebut. Kadang dalam pilihan itu, orang punya rasionalitas sendiri sehingga dia merasa nyaman melakukan apa yang dikehendakinya.
Kamis, 18 November 2010
Air Mata Darah Tsalis Muttaqin
Mari saya kutipkan sebuah catatan kecil di bawah nama besar blog bapak Tsalis Muttaqin:
"Saat Anda berusaha meraih sesuatu kemudian Anda tidak bisa meraihnya adalah sebuah kegagalan. Saya tidak mengatakan keberhasilan yang tertunda. Tetapi dibalik kegagalan tersebut ada keberhasilan lain, yaitu Anda mengetahui cara meraih sesuatu yang salah, sehingga Anda tidak akan mengulang cara tersebut."
"Saat Anda berusaha meraih sesuatu kemudian Anda tidak bisa meraihnya adalah sebuah kegagalan. Saya tidak mengatakan keberhasilan yang tertunda. Tetapi dibalik kegagalan tersebut ada keberhasilan lain, yaitu Anda mengetahui cara meraih sesuatu yang salah, sehingga Anda tidak akan mengulang cara tersebut."
Maimun Laki-laki Baik, Nur Ahsan Juga
Baru-baru ini, teman saya yang cerdas, Muhammad Maimun mengadakan resepsi pernikahan. Meriah tentunya. Maklum, anak pembesar NU sekaligus juragan mangga di Inderamayu ini adalah anak laki-laki semata wayang yang digadang-gadangkan bapaknya sebagai penerus karir beliau yang notabene agamawan dan pengusaha.
Langganan:
Postingan (Atom)